jump to navigation

“Negara Jaya” gubahan Liberty Manik November 11, 2013

Posted by quicchote in archipelagic, romantik, tematik.
add a comment

174891_126958527399713_3828324_n

Ada keuntungan punya kerabat saudara intelektual hebat, seperti Liberty Manik (1924-1993), komponis tanah air yang di sepanjang sejarah revolusi fisik Indonesia melahirkan karya-karya dan gubahan lagu yang berkontribusi pada perjuangan kemerdekaan dan pembentukan negara Indonesia. Keuntungan itu adalah kesempatan membongkar-bongkar arsip-arsip peninggalannya, yang tentu tak mudah diakses publik. (more…)

Advertisements

Inspirasi dan Proses Kreatif Musik Generatif July 16, 2010

Posted by quicchote in archipelagic, modern-pop.
comments closed

Tidak ada satu musisi atau komponis musik yang hanya pernah mendengar satu genre musik saja. Semakin banyak genre dan jenis musik yang pernah didengarkan oleh seorang musisi, cenderung karya-karya yang dihasilkannya pun semakin tinggi variasinya, yang pada gilirannya merefleksikan kreativitasnya yang makin tinggi. (more…)

Membiarkan “The Rolling Stones” menikmati “Gurame Edan” April 5, 2009

Posted by quicchote in archipelagic, modern-pop, tematik.
comments closed

geMalam itu Yoga, Nedi, dan kawan-kawannya memanggil seorang perempuan cantik nan genit penanti bar lewat lagu The Rolling Stones, “Honky-Tonk Woman“. Tapi bukan kaki yang diangkat dan tongkat mikrofon dilenggakkan sebagaimana lagak panggung Mick Jagger yang tampil di situ. Penonton yang ingin latah ikut berjoget, tapi bukan gerakan disko yang terkuak, melainkan joget seolah mereka mendengar langgam keroncong riang. Gurame Edan, kelompok musik keroncong nyeleneh itu, menumbuhkan dengan subur “Honky-Tonk Woman” dalam nuansa keroncong. Benar-benar santapan yang menunjukkan luasnya khazanah musik yang nikmat dan …edan!
(more…)

10 LAGU TENTANG HIDUP DI NUSANTARA June 10, 2008

Posted by quicchote in archipelagic, modern-pop, tematik.
comments closed

Ini adalah cerita tentang 10 lagu yang berusaha menggambarkan pola kognitif tradisional orang-orang di kepulauan nusantara indonesia raya ketika ia berdendang, menikmati alunan estetis kontur yang tersusun atas nada-nada yang berbunyi. Ia berasal dari kotak kognitif melodi yang mengisi ruang-ruang terestrial di kawasan kepulauan Indonesia yang tetap saja masih memunculkan diri bahkan di tengah alunan dan ingar-bingar injeksi alunan melodi yang lahir di belahan lain di planit bumi. Sepuluh adalah angka dari pengelompokan oleh gerak melodis, dan sepuluh juga merupakan angka yang menunjukkan multi-dimensionalitas yang unik dari karakter etnisitas yang ingin ditampilkannya. Sepuluh ini menjadi satu yang harmoni dalam perspektif kenusantaraan. Tiap melodi adalah juga melodi unik sebagaimana tiap lagu juga menggambarkan lagu. Indonesia adalah gudang diversitas budaya tradisi yang saat ini – sadar atau tidak sadar – ingin berteriak untuk dirayakan secara ekonomis, politis, dan sosial. Mari mendengarkan 10 lagu, dan mari menikmati kebinekaan yang justru mencipta kreasi kesatuan yang utuh dan persaudaraan yang kukuh.

(more…)