jump to navigation

10 LAGU TENTANG HIDUP DI NUSANTARA June 10, 2008

Posted by quicchote in archipelagic, modern-pop, tematik.
comments closed

Ini adalah cerita tentang 10 lagu yang berusaha menggambarkan pola kognitif tradisional orang-orang di kepulauan nusantara indonesia raya ketika ia berdendang, menikmati alunan estetis kontur yang tersusun atas nada-nada yang berbunyi. Ia berasal dari kotak kognitif melodi yang mengisi ruang-ruang terestrial di kawasan kepulauan Indonesia yang tetap saja masih memunculkan diri bahkan di tengah alunan dan ingar-bingar injeksi alunan melodi yang lahir di belahan lain di planit bumi. Sepuluh adalah angka dari pengelompokan oleh gerak melodis, dan sepuluh juga merupakan angka yang menunjukkan multi-dimensionalitas yang unik dari karakter etnisitas yang ingin ditampilkannya. Sepuluh ini menjadi satu yang harmoni dalam perspektif kenusantaraan. Tiap melodi adalah juga melodi unik sebagaimana tiap lagu juga menggambarkan lagu. Indonesia adalah gudang diversitas budaya tradisi yang saat ini – sadar atau tidak sadar – ingin berteriak untuk dirayakan secara ekonomis, politis, dan sosial. Mari mendengarkan 10 lagu, dan mari menikmati kebinekaan yang justru mencipta kreasi kesatuan yang utuh dan persaudaraan yang kukuh.

(more…)

Advertisements

Musik Purba dari Cianjur Selatan? March 22, 2008

Posted by quicchote in ancient, Uncategorized.
comments closed

Mengapa manusia suka pada musik? Dan mengapa hanya musik-musik tertentu? Percaya atau tidak, ini masih teka-teki yang belum terpecahkan hingga saat ini. Ada sesuatu di serabut-serabut kelabu kita sehingga untaian nada tertentu menjadi imbang, sementara suara-suara lain seolah adalah falsetto dan kurang indah. Musik paling tua yang pernah diumumkan mungkin adalah musik tulang yang ditiup (bone whistles) di kawasan Hemudu, China yang diduga telah ada semenjak 5000-4500 SM, kemudian ada pula temuan instrumentasi mirip harpa dan lira di kawasan Mesopotamia, Irak yang diduga telah berusia 5000 tahun. Tanah nusantara mungkin tak ketinggalan. Sebuah arahan penelitian menunjukkan ada kemungkinan penemuan instrumen musik kuno di Cianjur Selatan, di sebuah desa Campaka, Jawa Barat. Di sebuah situs megalitikum yang diduga didirikan pada tahun 2500 SM, terdapat batu-batuan raksasa yang jika dipukul menghasilkan nada-nada tertentu. Nusantara kita nan kaya dan hebat…

(more…)

Cerita Lagu Sepi: Gerakan ke-3 Simfoni #9 February 14, 2008

Posted by quicchote in baroque, romantik.
comments closed

beethovenpastoral.jpg

Manusia adalah makhluk yang sangat kompleks. Senyuman sering tak sesuai dengan isak tangis di dalam hati. Semangat yang berapi-api dari sisi pemilihan kata dan dari ekspresi wajah seringkali tak mau menggambarkan keletihan yang luar biasa di dalam hati seseorang. Hiruk-pikuk tak selalu menunjukkan rasa sepi dan sunyi serta kehilangan harapan yang sangat mendalam oleh sirnanya harapan akan hidup. Ini tergambar ketika kita secara teliti mendengar gerakan ketiga dari simfoni kesembilan dari seorang Ludwig yang lahir dari keluarga Beethoven. Sebuah rentetan dan potret audibel dari emosi melodis yang menggambarkan rasa sepi, sunyi, dan luka hati mendalam namun sangat cerdas, yang menjadi pengiring lahirnya chorale yang paling banyak dipuja orang hingga saat ini ketika partitur ini telah berusia lebih dari 3 abad – ketika bahkan orang lebih ingat Donal Bebek saat mendengarkan melodinya daripada kesedihan melankolik yang ingin direfleksikan…
(more…)

Batik di visual = Fuga di musik? February 10, 2008

Posted by quicchote in baroque.
comments closed
battbch.jpg

Batik merupakan ikhwal kriya tekstil yang tak asing bagi kita, bangsa Indonesia. Berbagai bahan sandang memiliki corak batik, khususnya berbagai sandang dari masyarakat Indonesia yang tinggal di pulau jawa dan beberapa tempat di Sumatera, misalnya Jambi, mulai dari kain sarung, kopiah, kemeja, bahkan kerudung dan banyak lagi. Namun hal yang sangat menarik dengan batik adalah bahwa ia merupakan konsep yang tidak sederhana bahkan dari sisi etimologinya. Batik dapat merepresentasikan ornamentasi yang unik dan rumit dalam corak dan warna dan bentuk-bentuk geometris yang ditampilkannya. Namun yang terpenting adalah bahwa batik dapat pula merepresentasikan proses dari pembuatan corak dan ornamentasi yang ditunjukkan di dalamnya. (more…)

Dari Ave Maria ke Jalan Lain Dari Leipzig: Antara Bach dan Gounod February 4, 2008

Posted by quicchote in baroque.
comments closed
bp1.jpg

Judul di atas mengingatkan kita pada karya prosais Angkatan ’45, Idrus, yang buku kumpulan fiksinya diterbitkan dengan judul “Dari Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma”. Sebagai penulis prosa, tugas Idrus terkadang lebih berat daripada tugas sastrawan pada masa itu mengingat sensor tegas yang dilakukan oleh pemerintah kolonial Jepang; bagaimanapun prosa berbeda dengan puisi ‘kan? Idrus mesti menghasilkan karya yang tidak gampang diinterpretasi oleh badan sensor Jepang, namun mesti dapat membakar semangat dan vitalitas pemuda pejuang pada masa itu untuk kemerdekaan kita. Di sini, peran antara kreator karya seni mesti terkait dengan respon apresiatif dari reseptor karya seni tersebut. Sehebat-hebat karya seni, ia mesti diapresiasi melalui interpretasi yang akurat. Sebuah kreasi yang cerdas tak akan berarti apa-apa tanpa interpretasi yang cerdas atas kreasi tersebut. Idrus sudah membuktikannya di tanah air melalui cerpennya “Ave Maria”, demikian pula dengan komponis Perancis, Charles Gounod, yang menjadi subyek kreasi dari apa yang meng-inspirasi karya Idrus tersebut: Ave Maria.

(more…)

Kesederhanaan yang Memecah Kerumitan: “SEMUA TENTANG KITA” oleh Peterpan (2003) February 3, 2008

Posted by quicchote in modern-pop.
comments closed
ppan.jpg

Lagu ini tentang perpisahan dan memori romansa. Dibawakan oleh grup band nasional ngetop, Peter Pan. Pada masa hit-nya (album tahun 2003, “Taman Langit”), lagu ini diputar di mana-mana: di warung tegal, di angkutan kota, di mal dan pusat perbelanjaan sebagai soundtrack cuci mata dan berbelanja, hingga di tengah menanti lampu merah oleh pengamen jalanan – tak peduli waktu, tempat, semua menyanyikan Semua Tentang Kita. Lagu ini menyentuh masyarakat, banyak yang gandrung dan ada pula yang sama sekali tak suka. Tak apa, karena semua pada akhirnya berbicara Semua Tentang Kita.

(more…)

Berjaga di Batas Impian dan Kenyataan: SomeWhere Over the Rainbow February 2, 2008

Posted by quicchote in modern-pop.
comments closed

Somewhere over the Rainbow

Bagaimana sebenarnya kita memandang pragmatisme aktual kita sehari-hari dengan apa yang ideal di kepala kita sehingga Recording Industry Association of America (RIAA), the National Endowment for the Arts, and Scholastic Inc. merasa perlu menobatkan lagu ini pada papan tertinggi untuk “Song of the Century” (2001)? Apakah dunia ideal yang kita bayangkan secara individual memang terlalu jauh dan menjadi terlalu naif dibandingkan dengan apa yang kita alami dalam kehidupan dan interaksi sosial sehari-hari di mana kita mesti akrab dengan konsep-konsep seputar kelaparan, penderitaan, kesedihan, korupsi, peperangan?

(more…)